Suara.com - Seorang polisi India berhasil menghibur publik karena memiliki alasan cuti yang tak biasa. Ia mengumbar rahasia keluarganya demi mendapat izin tak bertugas.
Menyadur Gulf News Minggu (20/12), polisi India bernama Dilip Kumar Ahirwar mengajukan cuti 5 hari pada atasannya dengan alasan menghadiri pernikahan saudara.
Dalam formulir cuti yang fotonya tersebar di media sosial ia menulis istrinya yang galak akan menghukumnya jika tak berhasil mendapat cuti.
"Pemohon telah menjelaskan bahwa jika ia tidak menghadiri pernikahan sanak saudara ini, ia akan mendapat hukuman dari istrinya."
Foto formulir cuti ini dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak netizen yang terhibur dengan karena alasan polisi India yang sangat tak biasa untuk instansi seperti kepolisian.
"Orang malang menderita di rumah dan di tempat kerja, inilah hidup," tulis @adeshgoyal26 sambil memposting dalam bahasa Hindi.
Sayangnya, formulir cuti yang menghibur banyak orang itu justru menjadi bumerang untuk Dilip Kumar Ahirwar. Kata seniornya, ia mendapat hukuman disipliner dari atasannya.
Menurut Upendra Jain, Dirjen Polisi Tambahan Wilayah Bhopal, polisi yang bekerja di bagian lalu lintas itu dipindahkan ke bagian lain.
"Dia telah dipindahkan ke garis polisi karena perilakunya tidak beralasan. Pertama, dia membuat aplikasi seperti itu, yang bukan cara yang paling tepat, lalu beredar di lingkungan media," kata Jain kepada saluran media berita India.
Baca Juga: Pemerintah Belum Mau Seperti Polisi India, PSBB Bandel Gebuk Pakai Rotan
Pejabat senior lainnya mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya ia mengajukan alasan unik dan kreatif untuk mengajukan cuti.
"Dalam 11 bulan terakhir, dia telah mengambil cuti 55 hari."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!