Suara.com - Beredar kabar bahwa belajar tatap muka resmi dilakukan pada Januari 2021. Informasi itu menyebutkan bahwa setiap anak wajib melakukan Swab Test sebelum sekolah.
Hal itu dijelaskan oleh akun Facebook bernama Ka Na Su yang mengunggah artikel berjudul “Belajar Tatap Muka RESMI Januari 2021, Anak Wajib Swab Test Sebelum Sekolah” dari salah satu portal berita.
Unggahan tersebut mendapat respon 59 komentar dan telah dibagikan sebanyak 11 kali.
Lantas, benarkah kabar tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, informasi terkait siswa wajib Swab Test sebelum belajar tatap muka pada Januari 2021 adalah tidak benar.
Faktanya, melalui surat resmi yang dikirimkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengklarifikasi bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa masuk sekolah wajib Swab Test.
Selain itu, judul dan penggunaan foto Mendikbud menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Adapun hal itu dijelaskan dalam situs Kemdikbud.go.id yang mengeluarkan rilis berjudul "Pemerintah Daerah Diberikan Kewenangan Penuh Tentukan Izin Pembelajaran Tatap Muka" pada Jumat (20/11/2020), dijelaskan bahwa kewenangan sekolah tatap muka diserahkan pada pemerintah daerah.
Pemerintah dalam hal tersebut mengumumkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Anggota FPI Bawa Pasukan Bergolok dan Bikin Rusuh di Solo? Ini Faktanya
Pemberian izin belajar secara tatap muka dapat dilakukan secara serentak dalam satu wilayah kabupaten atau kota dan bertahap per wilayah kecamatan dan desa atau kelurahan.
“Pengambilan kebijakan pada sektor pendidikan harus melalui pertimbangan yang holistik dan selaras dengan pengambilan kebijakan pada sektor lain di daerah,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim secara virtual, Jumat (20/11/2020).
KESIMPULAN
Dari penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan klaim mengenai “Belajar Tatap Muka RESMI Januari 2021, Anak Wajib Swab Test Sebelum Sekolah” adalah tidak benar.
Oleh sebab itu, klaim tersebut adalah konten dengan kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Hoaks atau Fakta, Varian Baru Virus Corona Tak Terdeteksi Tes Swab PCR?
-
Kabar FPI Bawa Pasukan Bergolok Sampai Bikin Rusuh, Ini Fakta Lengkapnya
-
Surat Telegram Polri FPI Dibubarkan Ternyata Hoaks, Ini Fakta Sebenarnya
-
Surat Telegram Kapolri Berisi Larangan dan Pembubaran FPI Ternyata Hoaks
-
Anggota FPI Bawa Pasukan Bergolok dan Bikin Rusuh di Solo? Ini Faktanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar