Suara.com - Umumnya orang akan mencari tempat kos yang strategis. Namun, berbeda dengan kos-kosan yang ini.
Dalam sebuah video yang beredar, tampak membutuhkan usaha untuk sampai ke kos-kosan itu.
Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok @haddyyelnath. Video itu pun viral.
Dalam video tersebut memperlihatkan seseorang yang sedang melakukan perjalanan untuk ke kos-kosan tersebut.
Kos-kosan tersebut berada di sebuah gang sempit. Bahkan, gang tersebut tidak bisa dilewati oleh sepeda motor.
Orang yang hendak menuju ke kosan itu harus berjalan kaki dan melewati sejumlah tangga.
Terlihat ada beberapa tangga naik dan turun untuk menuju kos-kosan itu.
Tak berhenti di situ saja, untuk masuk ke dalam kos-kosan itu pun perlu kehati-hatian. Sebab, jalanan tersebut sempit dan berada di pinggiran jurang.
Namun, sesampai di kos-kosan itu, publik dibuat terkejut dengan isi kamarnya.
Baca Juga: Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien Corona dan Rusak Fasilitas RS
Isi kamar kos tersebut tidak seperti pada umumnya. Kamar kos itu terlihat mewah seperti di hotel.
Bahkan, pemandangan di depan kamar itu sangat indah. Kamar kos itu menghadap laut yang membuatnya semakin mewah.
Usut punya usut, kamar kos itu bukanlah sebuah kos-kosan. Kamar itu merupakan villa di Uluwati Bali.
Warganet pun langsung memberikan komentar video tersebut.
"Niatnya gue pengen kasih semangat, eh pas tau akhirnya, udah lah," ujar akun Anak Bungsu.
"Itu sudah siap-siap di akhir video. Siap-siap ditendang dan terjungkal," komentar akun Andy.
"Merendah untuk terjungkal," balas akun Dino Merah Pasti Top Komen.
Video tersebut dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Nyeleneh! Penampakan Plat Nomor Ini Bisa Bikin Tukang Kredit Sensi
-
10 Tahun Pisah, Gelandangan Ini Akhirnya Bertemu Keluarga Usai Di-Makeover
-
Pemuda Ini Kirim Video Bugil ke Pacar Usai Putus, Ortu Korban Lapor Polisi
-
Viral! Ibu-ibu Jajakan Dagangan, Suaranya Disebut Cocok untuk Acara Bola
-
Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien Corona dan Rusak Fasilitas RS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT