Suara.com - Akibat kelalaian petugas sebuah klinik di Wisconsin, Amerika Serikat, hampir 500 dosis vaksin Covid-19 Moderna harus dibuang.
ABC7 Wisconsin melaporkan, Kamis (31/12/2020) petugas lupa menaruh 50 botol vaksin di area penyimpanan klinik, sehingga tidak dapat digunakan lagi.
Sejumlah laporan mengatakan vaksin harus disimpan pada suhu -20 derajat Celcius untuk memastikan dapat digunakan.
"Kami menemukan bahwa 50 botol vaksin Moderna secara tidak sengaja dikeluarkan dari lemari es, dan dibiarkan semalaman. Kami sangat menyesal tentang ini," kata juru bicara Klinik Advokat Kesehatan Aurora di Gaston, Wisconsin, Amerika Serikat.
Bahkan, kata juru bicara, meski vaksin masih dalam rentang waktu 12 jam di luar penyimpanan, namun vaksin itu tetap harus dibuang karena kualitasnya sudah menurun.
Vaksin modern tidak perlu disimpan di bawah suhu ekstrem seperti vaksin Pfizer-BioNTech, namun tetap perlu ditempatkan pada suhu antara -25 hingga -15 derajat Celcius.
Sebagai catatan, satu dosis vaksin Moderna diperkirakan dibanderol hingga 37 dolar atau sekitar Rp 513.000 untuk setiap dosisnya, total kerugian diperkirakan Rp 265 juta.
AS telah menyetujui vaksin Covid-19 buatan Moderna untuk penggunaan darurat, dan diperkirakan enam juta dosis dikirimkan ke seluruh negeri.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), Stephen Hahn, mengatakan keputusan itu menunjukkan bahwa mereka mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengekang penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Toko Surfing AS Mendadak Banjir Komentar Soal PDIP, Ada Apa?
"Dengan persetujuan dua vaksin untuk mencegah Covid-19, FDA telah mengambil tindakan signifikan dalam memerangi pandemi global ini," katanya.
AS saat ini sedang berupaya memvaksinasi 20 juta orangnya, termasuk penduduk jangka panjang dan pekerja kesehatan garis depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara