Suara.com - Empat orang bocah di Kongo tewas saat bermain bersama. Menyadur Barrons Kamis (31/12), anak-anak ini bermain dengan granat di Provinsi Ituri, provinsi di timur laut Republik Demokratik Kongo.
Insiden ini terjadi pada hari Selasa (29/12) tepatnya di desa Tsoro, wilayah Djugu Ituri, jelas administrator lokal, Adel Alingi. Ia mengatakan anak-anak itu sedang bermain dan mengambil granat, kemudian melemparnya ke udara.
"Salah satu dari mereka mengambil alat itu, yang lain melemparkannya ke udara dan granat meledak saat jatuh," kata Alingi sambil menambahkan keempat anak itu tewas di tempat.
Djugu adalah wilayah dengan banyak aksi kekerasan dan banyak aktivitas pejuang CODECO berada di provinsi itu.
CODECO atau Cooperation for the Development of Congo adalah sekte politik-agama bersenjata yang terkait dengan lebih dari 1.000 kematian sejak Desember 2017.
Para ahli mengatakan CODECO menyatukan beberapa sekte pejuang milisi yang mengklaim membela hak-hak komunitas petani etnis Lendu.
Sementara itu di waktu yang berbeda, sebuah bentrokan terjadi di wilayah timur Republik Demokratik Kongo pada Sabtu (12/12).
Menyadur CGTN Senin (14/12), enam orang dilaporkan tewas dan 24 lainnya diculik oleh kelompok yang diduga Allied Democratic Forces (ADF).
Menurut sumber lokal, seorang reporter dari radio komunitas juga turut diculik dalam serangan yang terjadi pada malam hari itu.
Baca Juga: Enam Tewas dan 24 Orang Diculik Dalam Sebuah Bentrokan di Kongo
Pasukan Demokratik Sekutu, ADF, kerap disorot karena membantai sekitar 800 warga sipil selama setahun terakhir di provinsi yang berbatasan dengan Uganda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana
-
RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022
-
BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli