Suara.com - Sepanjang 2020, Polres Cianjur mencatat tindak pindana penipuan yang terjadi di wilayah hukum Cianjur menjadi kasus tertinggi mencapai 120 kasus. Kasus penipuan terbesar adalah kasus investasi bodong dengan tersangka HA dengan kerugian mencapai belasan miliar rupiah.
Sedangkan kasus lainnya yang cukup mencuat namun mengalami penurunan tingkat kecelakaan dengan 265 kasus, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 280 kasus. Bahkan tingkat kerugian dan angka korban meninggal tahun 2020 menurun dibandingkan tahun 2019.
"Sepanjang 2020 kami menangani 790 kasus, terdiri dari 120 kasus penipuan, pencurian dengan pemberatan sebanyak 111 kasus, curanmor 98 kasus, narkoba sebanyak 99 kasus dan sisanya kasus kecelakaan lalu lintas," kata Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021).
Ia menjelaskan, untuk kasus penipuan sebagian besar sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cianjur dan beberapa di antaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Sedangkan kasus penipuan terbesar dengan tersangka HA tinggal menunggu sidang di Pengadilan Negeri Cianjur.
Sebagian besar kasus yang ditangani sepanjang tahun lalu 77 persen di antaranya sudah selesai dan hanya beberapa kasus yang masih dalam proses. Diantaranya kasus penganiayaan dan pencabulan anak, namun pihaknya memastikan diawal tahun seluruh kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan.
Selama 2020, tambah dia, sebagian besar tindak pidana yang terjadi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 200 kasus, dimana tahun lalu kasus tindak pidana mencapai seribu lebih kasus.
"Untuk kasus narkoba, di akhir tahun ini kami berhasil mengungkap narkoba jaringan lapas dengan lima orang tersangka, satu orang di antaranya oknum sipir. Harapan kami ke depan angka tindak pidana di Cianjur, terus menurun dan Cianjur bebas berbagai macam bentuk kriminalitas," tuturnya. Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi