Suara.com - Seorang wanita marah saat ditegur karena tidak memakai masker. Kejadian tersebut terjadi di Malaysia.
Wanita tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan dari Taiping ke Ipoh dengan kereta api. Dia ditegur oleh seorang petugas karena tidak mengenakan masker.
Dia menolak untuk mengenakan masker setelah diminta beberapa kali oleh petugas.
Dikutip dari World of Buzz, dalam postingan yang telah dihapus dari grup Facebook Puchong News Group pada 27 Desember 2020, seorang warganet menceritakan kronologi kejadian tersebut.
Warganet bernama Mr A mengatakan, dia memperhatikan seorang wanita yang duduk di seberangnya. Wanita tersebut tampak tidak menggunakan masker.
Mr A mengawasi wanita tersebut selama 20 menit. Hingga akhirnya, dia meminta wanita tersebut untuk memakai masker.
Dia bahkan menawarkan wanita tersebut masker baru. Sebab, Mr A mengira masker wanita tersebut rusak atau hilang.
Namun, si wanita itu justru mengatakan kepadanya bahwa dia memiliki masker. Namun, dia tidak ingin memakai masker tersebut.
Kemudian, teman Mr A melapor ke petugas kereta api. Akhirnya, seorang kondektur mendatangi wanita tersebut.
Baca Juga: Ditegur Ibu Kost karena Zina Bareng Pacar, Jawaban Cewek Ini Banjir Hujatan
Kondektur tersebut mengatakan, setiap orang harus mengenakan masker saat perjalanan karena wabah pandemi.
Akan tetapi, wanita tersebut mengatakan ia telah memakai masker selama empat jam.
"Saya telah memakainya selama empat jam," ujar wanita tersebut.
Dia pun marah dan mengatakan agar kondektur tersebut tidak membentaknya.
"Saya seorang pelanggan, Anda tidak bisa meneriaki saya," ujarnya.
Padahal, menurut Mr A, kondektur tersebut tidak meninggikan suaranya atau membentak wanita tersebut.
Tak lama kemudian, si wanita menyadari bahwa Mr A tengah merekam video.
Dia pun memarahinya dan mengatakan perkataan yang menohok seperti "orang bodoh yang melakukan ini" dan "jangan bersikap seperti omong kosong".
Akhirnya dia pun dengan malas-malasan mengenakan maskernya.
Berita Terkait
-
Tidak Hanya Melindungi Fisik, Memakai Masker juga Lindungi Kesehatan Mental
-
Tunjukkan Ketegaran Rawat Anaknya yang Autis, Aktris Malaysia Tuai Pujian
-
Bunga Tulip Buatan Rusak karena Ulah Pengunjung, Pengelola Sabar Ingatkan
-
Sempat Dibuang, Kurniawan Dwi Yulianto Ditunjuk Lagi Jadi Pelatih Sabah FC
-
Apes, Pria Dilarikan ke RS Gegara Dua Cincin Tersangkut di Alat Kelaminnya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas