Suara.com - Seorang pria asal Jerman terancam kehilangan bitcoin senilai Rp 3,4 triliun karena lupa kata sandi hard drive yang berisi kunci dompet digital bitcoin miliknya.
Menyadur DW Kamis (14/01) programer bernama Stefan Thomas menerima bitcoin pertama pada tahun 2011 sebagai pembayaran atas video berisi tentang mata uang uang digital ketika harganya masih murah.
Setelah 10 tahun berlalu, bitcoin itu kini memiliki nilai yang ebih tinggi, setara dengan 30 ribu euro.
Menurut New York Times, pria ini melupakan bitcoin miliknya selama bertahun-tahun dan kehilangan kertas yang digunakan untuk menulis kata sandi hard drive.
Dia sudah memasukkan kata sandi yang salah delapan kali, itu artinya dia hanya memiliki dua kesempatan emas yang membawanya pada peluang yang bertolak belakang, jadi miliuner atau tidak sama sekali.
"Sebuah pengingat yang menyakitkan. Saya berharap orang lain dapat belajar dari kesalahan saya," cuitnya di Twitter.
New York Times menulis kisah Stefan Thomas sebagai fenomena nyata yang dialami oleh banyak orang belakangan ini.
Perusahaan Chainalysis memperkiraan sekitar 20 persen dari semua bitcoin, yaitu, lebih dari 100 miliar euro, ada di dompet digital yang pemiliknya kehilangan kata sandinya.
Situasi bertambah sulit karena tidak ada pihak ketiga yang memiliki akses layalnya bank tradisional. Itu artinya, uang bisa lenyap seiring dengan hilangnya kata sandi.
Baca Juga: Beli Lamborghini Sekarang Bisa Pakai BitCoin, Ini Buktinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!