Suara.com - Nasib nahas dialami Febianto (4,5) balita di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (16/1/2021). Muka dan tangannya digigit komodo saat bermain di rumahnya. Mirisnya lagi, tangan Febrianto putus setelah digigit hewan yang kini dilindungi tersebut.
Peristiwa mengerikan ini terjadi saat Febrianto asyik bermain di rumah panggung miliknya pada Sabtu siang.
“Kejadian jam 14.00 Wita siang tadi,” kata salah satu keluarga korban Ihsan Abdul Amir (26) kepada wartawan di RSU Siloam Labuan Bajo seperti dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (16/1/2021).
Saat itu, korban sedang bermain tali nilon seakan-akan sedang memancing. Namun, korban tidak menyadari jika di bawah rumah mereka, yang berbentuk rumah panggung, sedang ada satwa komodo.
Tak diduga, tangan kiri Febianto langsung digigit Komodo hingga korban terjatuh. Sang ibu pun langsung keluar dari dalam rumah saat mendengar suara gaduh dan mendapati anaknya sudah terluka dan bercucuran darah.
Ihsan menjelaskan, komodo berukuran sedang tersebut menggigit pergelangan tangan korban hingga putus. Bahkan, pergelangan tangan korban yang putus sempat dibawa oleh komodo tersebut.
Tak hanya itu, potongan dari pergelangan hingga jari korban tampak tergeletak tak jauh dari lokasi kejadian. Selain menggigit tangan, komodo itu juga menggigit wajah korban hingga korban mengalami luka serius pada bagian wajah korban.
“Satu tangan langsung digigit komodo hingga putus. Ada luka bekas gigitan pada bagian wajah di pelipis, sampai beberapa sentimeter,” ujarnya.
Setelah kejadian nahas tersebut, korban langsung dibawa ke Puskesmas Bantu (Pustu) Desa Komodo dan dirujuk ke RS Siloam Labuan Bajo. Hingga kini, korban masih dirawat intensif di UGD RS Siloam Labuan Bajo.
Baca Juga: Viral Video Komodo Mau Masuk Kawasan PLTD, Publik Kritik Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto