Suara.com - Gladi bersih pelantikan Joe Biden berjalan kacau dan sempat tertunda karena terjadi kebakaran sekitar 1,6 mil dari Gedung Capitol, lokasi pelantikan yang akan dilangsungkan tanggal 20 Jauari.
Menyadur AL Jazeera Selasa (19/01), peserta gladi bersih lari berhamburan karena panik. Mereka mengira gumpalan asap dari kebakaran adalah bom.
Aparat hukum mengatakan tak ada ancaman bagi publik dan api itu juga tak mempengaruhi pelantikan Joe Biden.
Beberapa peserta langsung dievakuasi dan lokasi langsung dikunci oleh penjabat kepala Kepolisian Capitol dengan sangat hati-hati, kata para pejabat.
Peserta diantar dari Front Barat Capitol. Mereka termasuk kelompok militer, diarahkan menuju ke dalam ruangan dan bergerak ke arah lokasi yang aman di dalam kompleks Capitol.
Orang-orang yang terlibat dalam gladi bersih mengatakan petugas keamanan berteriak panik "Ini bukan latihan."
Kerusuhan pada 6 Januari di Gedung Capitol oleh pendukung Trump telah memicu kecemasan terhadap keamanan pelantikan yang akan dilangsungkan pada hari Rabu.
Secret Service meningkatkan keamanan di dalam dan sekitar Capitol seminggu lebih awal dalam persiapan, dan pusat kota pada diisolasi denga ketat.
Jalan-jalan diblokir, pagar tinggi dipasang, dan puluhan ribu Garda Nasional dan petugas penegak hukum lainnya ditempatkan di sekitar area tersebut.
Baca Juga: Gelar Gladi Bersih Acara Tahun Baru, Pemprov Klaim Tak Tutup Jalan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?