Suara.com - Jelang pelantikan Joe Biden, ibu negara Melania Trump menyampaikan pesan perpisahan kepada warna Amerika Serikat.
Pesan perpisahan yang disampaikan oleh istri Donald Trump tersebut diunggah dalam video yang diunggah di akun YouTube resmi Gedung Putih yakni The White House.
"Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk melayani sebagai Ibu Negara Amerika Serikat," buka Melania Trump.
"Saya telah terinspirasi oleh orang Amerika yang luar biasa di seluruh negara kita yang mengangkat komunitas kita melalui kebaikan dan keberanian, dan rahmat mereka," sambungnya.
Dalam pesan tersebut, Melania menyampaikan bahwa ia memikirkan semua orang yang "telah saya bawa pulang di hati saya dan kisah cinta, patriotisme, dan tekad mereka yang luar biasa."
"Saya melihat wajah-wajah tentara muda pemberani yang telah memberi tahu saya dengan bangga di mata mereka betapa mereka sangat suka melayani negara ini."
Melania juga menyebut angkatan militer AS sebagai pahlawan, "Anda akan selalu ada dalam pikiran dan doa saya." ujarnya.
Dalam pesan perpisahan tersebut, Melania juga ikut membagikan pengalamannya ketika mengunjungi rumah sakit perawat anak, ibu yang kecanduan opioid, dan para bayi yang lahir dengan Neonatal Abstinence Syndrome.
"Ketika saya memikirkan tentang pengalaman-pengalaman yang berarti ini, saya dengan rendah hati memiliki kesempatan untuk mewakili sebuah bangsa dengan orang-orang yang begitu baik dan murah hati." ujarnya.
Baca Juga: Bikin Ulah di Bali, Kristen Gray Dilaporkan ke Ditjen Imigrasi
Melania Trump juga tak lupa berterima kasih kepada pihak-pihak yang berjuang melawan pandemi Covid-19, yang sudah merenggut 2 juta nyawa di dunia.
"Saat dunia terus menghadapi pandemi Covid-19, saya berterima kasih kepada semua perawat, dokter, profesional perawatan kesehatan, pekerja pabrik, pengemudi truk, dan banyak lagi yang bekerja untuk menyelamatkan nyawa." papar Melania.
Melania Trump ikut menyampaikan duka cita untuk para korban Covid-19 dan meminta warga AS untuk menggunakan "akal sehat untuk melindungi yang rentan karena jutaan vaksin sekarang sedang dikirimkan."
Pada kesempatan itu, ibu negara AS ke-45 tersebut juga menyampaikan mengenai program yang ia luncurkan yakni Be Best. "Be Best berkonsentrasi pada tiga pilar: kesejahteraan, keamanan online, dan penyalahgunaan opioid." jelasnya.
"Secara internasional, Be Best telah berkembang menjadi platform yang mendorong para pemimpin dunia untuk mendiskusikan masalah yang memengaruhi kehidupan anak-anak dan memungkinkan mereka untuk berbagi solusi." sambungnya.
Melania Trump ikut mengimbau kepada orang tua untuk mendidik anak-anak menjadi "pahlawan pemberani dan tidak mementingkan diri sendiri yang bekerja dan berkorban untuk menjadikan negara ini tanah merdeka."
Melania Trump juga mengatakan bahwa "kekerasan tidak pernah menjadi jawaban dan tidak akan pernah bisa dibenarkan."
"Kepada semua orang di negara ini: Kamu akan selalu ada di hatiku selamanya. Terima kasih. Tuhan memberkati Anda, dan Tuhan memberkati Amerika Serikat." pungkas Melania Trump.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua