Suara.com - Polisi London menemukan kebun ganja di lokasi yang tak pernah mereka sangka, yaitu gedung-gedung kantor kosong di pusat keuangan kota London.
Menyadur New York Post Kamis (21/01), ini adalah kebun ganja pertama yang mereka temukan di London. Polisi mengatakan kebunnya terletak di dalam gedung perkantoran di pusat keuangan dunia.
Ada 826 tanaman ganja yang ditemukan di gedung di sebelah Bank of England. Penemuan ini berawal dari laporan warga yang mengatakan ada bau ganja yang sangat kuat.
"Ini adalah kebun ganja pertama di Kota. Tidak diragukan lagi didirikan karena lebih sedikit orang yang keluar selama pandemi." kata polisi dalam sebuah pernyataan.
London, yang merupakan rumah bagi pasar asuransi komersial, bank dan pengelola dana terbesar di dunia. Namun kini sebagian besar aktivitas perkantoran ditinggalkan dan karyawan diminta bekerja dari rumah.
Selama acara online pada hari Rabu, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan orang-orang akan membuat lelucon tentang apa yang telah dilakukan stafnya.
"Kami sekarang akan menjadi subjek lelucon tanpa akhir tentang 'sekarang kami tahu apa yang sedang dilakukan Bank of England,'" katanya.
"Saya yakin akan ada banyak lelucon lainnya. Di sekitar Bank of England sangat sepi, menurutku.
Baca Juga: Pegawai Duduk Mepet di Kantor, 38 Perusahaan di Jaksel Kena Sanksi PSBB
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Pengamat: JPN Kejaksaan di Proyek Chromebook Hanya Kawal Prosedur, Bukan Hapus Niat Jahat
-
Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Korupsi, KPK: Tapi Tergantung Orangnya
-
TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Kebebasan Pers Memburuk, Skor IKJ 2025 Terendah Sepanjang Sejarah
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek