Suara.com - Lahan khusus jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah akan segera penuh hari ini, Jumat (22/1/2021). Namun, belum ada rencana penambahan lahan baru di tempat itu.
Kepala Satuan Pelaksana Zona 15 TPU Srengseng Sawah, Sutandyo mengatakan sebenarnya ada lahan kosong tersedia di dekat TPU itu. Namun belum ada arahan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta untuk menggunakannya.
Pihaknya sejauh ini baru menerima perintah untuk membersihkan lahan yang berlokasi di seberang TPU itu saja.
"Hari ini mau kerja bakti cuma enggak tahu mau dipakai dinas apa enggak. Belum ada keputusan apa-apa," ujar Sutandyo saat dihubungi Suara.com, Jumat (22/1/2021).
Selain itu, kata Sutandyo, pengerjaan lahan makam baru di tempat itu akan memakan waktu lama. Karena itu tidak mungkin langsung ada pembukaan makam baru di TPU Srengseng Sawah dalam waktu dekat dan jenazah harus dimakamkan di tempat lain.
"Makanya lagi dipersiapkan. Enggak bisa cepat, makanya disiapkan di Bambu Apus," tuturnya.
Jika memang jadi, maka lahan baru yang diperkirakan seluas 1,4 hektar itu bisa dipakai untuk membut sekitar 1.000 lebih petak makam baru. Namun sejauh ini, lahan itu masih perlu diproses untuk dinilai bisa dipakai atau tidaknya.
"Pembersihan lahan tapi belum tahu apakah itu layak atau enggak. Nanti dinas yang melihat," pungkasnya.
Baca Juga: Cuma Bertahan 11 Hari, TPU Srengseng Sawah Khusus Covid-19 Hari Ini Penuh
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut