Suara.com - Lahan khusus jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan akan penuh hari ini. Ketersediaan makam ini hanya sanggup bertahan selama 11 hari sejak dibuka pada 12 Januari lalu.
Kepala Satuan Pelaksana Zona 15 TPU Srengseng Sawah, Sutandyo mengatakan kapasitas makam sudah menipis mulai kemarin, Kamis (21/1/2021).
Saat itu, sudah ada 530 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan.
"Kapasitas makam untuk sekarang 560 makam sampai kemarin sore closing yang terpakai 530 (makam)," ujar Sutandyo saat dihubungi Suara.com, Jumat (22/1/2021).
Karena itu untuk hari ini saja, kata Sutandyo, pihaknya hanya bisa menerima 30 jenazah. Padahl sebelumnya rata-rata pasien terkait Covid-19 yang dimakamkan mencapai 50 orang setiap harinya.
"Sisa 30 makam dan hari ini (pukul 12.00) sudah masuk 15 (jenazah). Kalau 15 lagi masuk berarti selesai," tuturnya.
Karena hampir dipastikan penuh, ke depannya TPU Srengseng Sawah tak lagi menerima jenazah untuk pasien Covid-19. Sutandyo menyebut selanjutnya pemakaman akan dilakukan di TPU lain seperti Bambu Apus.
"Pindah ke lokasi lain, di (Jakarta) timur sudah disiapkan sama dinas. (Di bambu apus?) Iya betul," pungkasnya.
Baca Juga: Hilir Mudik Kubur Pasien Covid-19, Per 10 Menit Ambulans ke TPU Bambu Apus
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB