Suara.com - Masyarakat diminta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di tiga wilayah Jakarta, Selasa (26/1/2021).
"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat antara siang dan sore hari," demikian pernyataan peringatan dini yang dilansir dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Situasi cuaca pada siang hingga sore hari di Jakarta sebagian akan diguyur hujan berskala ringan di antaranya di Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, sementara wilayah lainnya diperkirakan berawan.
Beranjak pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan. Sedangkan hujan ringan berlangsung pada dini hari di Kepulauan Seribu serta Jakarta Utara.
BMKG melaporkan rata-rata suhu udara di di wilayah Jakarta berkisar antara 23 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembapan 80 hingga 100 persen.
BMKG juga memperkirakan cuaca di wilayah Kota Bogor dan Kota Depok, Jawa Barat, akan terjadi hujan pada siang hari berskala sedang.
Situasi hujan di wilayah Bogor dapat mempengaruhi debit Bendung Katulampa yang melintas melalui Kali Ciliwung menuju Jakarta, sementara hujan di Depok berkontribusi pada peningkatan debit di hulu Kali Sunter. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!