Suara.com - Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono menyebut pihaknya sudah mengantongi nama calon untuk konstelasi Pilkada nanti. Partai lambang banteng itu mengaku sudah siap untuk menyambut helatan politik ibu kota lima tahunan.
Namun Gembong enggan membeberkan nama kandidatnya. Menurutnya banyak kader PDIP yang bisa dicalonkan sebagai kontestan merebut kursi kepemimpinan DKI.
"Kami sih siap-siap saja untuk menghadapi perhelatan politik DKI Jakarta. Nama sudah ada tapi belum disampaikan pada publik," kata Gembong saat dikonfirmasi, Rabu (27/1/2021).
Belakangan, nama Risma santer dijagokan sebagai calon kuat untuk ikut di Pilkada DKI. Apalagi Risma dianggap sudah melakukan manuver dengan menemui gelandangan ibu kota seiring dengan jabatannya sebagai Menteri Sosial.
Ketika ditanya mengenai apakah Risma yang menjadi kandidat kuat, Gembong enggan menjawab. Menurutnya Risma saat ini hanya fokus menjalankan tugasnya sebagai Mensos.
"Risma ditetapkan oleh Jokowi sebagai Menteri Sosial, itu saja. Dia blusukan dalam persiapan DKI Jakarta, saya kira tidak. Karena dia sedang menjalankan tugas sebagai Mensos," ujarnya.
Gembong juga menyebut Risma akan menjalankan tugasnya sebagai Mensos sampai selesai. Jika tak diganti, maka Risma baru akan lengser pada tahun 2024.
"Ketika Risma masih jadi Walkot Surabaya, waktu itu sudah muncul desas-desus beliau dicalonkan menteri kan, jawaban beliau sederhana. Tanggung jawab saya sebagai wali kota Surabaya sampai tuntas dan alhamdulillah beliau menuntaskan tugas itu betul," tuturnya.
Saat ini DPR RI masih menggodok draf revisi Undang-undang Pemilu. Jika disahkan, maka Pilkada DKI yang dijadwalkan digelar 2024 bisa dipercepat jadi 2022.
Baca Juga: Eva-Deddy Menang, MA Batalkan Keputusan KPU Bandar Lampung
Gembong pun tak mempermasalahkan kapan Pilkada akan digelar. PDIP, kata dia, siap kapanpun waktu Pilkada ditentukan.
"Kan blelum pasti untuk 2022 itu masih penggodokan di DPR RI. Artinya kalau buat PDIP, 2022 atau 2024 kita siap-siap saja," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun