Suara.com - Paus Fransiskus didesak untuk tidak mengkonsumsi pasta dan menjalani diet untuk membantu menyembuhkan penyakit punggungnya.
Menyadur The Sun, Minggu (31/1/2021) dokter telah mengatakan kepada Paus agar menurunkan berat badan setidaknya 1 kg untuk meredakan linu panggulnya.
Anjuran tersebut datang di tengah desas-desus bahwa Paus 84 tahun tersebut kemungkinan akan dioperasi jika memang diperlukan.
Paus harus absen di sebuah acara di Vatikan karena rasa sakit yang dideritanya. Penyakit tersebut juga dikhawatirkan akan memengaruhi rencana perjalannya ke Irak pada bulan Maret.
Pada Kamis (28/1/2021), Paus harus duduk saat audiensi dengan para kardinal.
"Saya harus berbicara dengan Anda sambil berdiri, tetapi seperti yang Anda ketahui linu panggul saya sangat menyakitkan - itu adalah pengunjung yang sangat tidak ramah," ujarnya saat audiensi.
"Jadi jika Anda mau bersabar denganku, dan saya meminta maaf, saya akan memanggil Anda sambil duduk." sambungnya.
Sebuah sumber di Roma mengatakan Paus disarankan untuk makan semmangkuk kecil nasi saat makan dan memperbanyak makan buah, sayuran, minyak zaitun dan ikan.
Seperti diketahui, Paus asal Argentina tersebut sangat suka menyantap pasta, hidangan asal Italia yang terkenal sebagai ikon negara tersebut.
Baca Juga: Akan Pemotretan Majalah Playboy, Model Seksi Ini Minta Doa Restu ke Paus
Untuk mensukseskan dietnya tersebut, Paus juga diimbau untuk mengurangi makan pizza dan kue, penganan yang juga disukainya.
"Jika dia berpegang pada nasihat dokter, dia akan baik-baik saja tetapi dia terkenal karena nafsu makannya yang sehat." sebuah sumber mengungkapkan pada The Sun.
Paus sudah mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 dan mendesak umat Katolik untuk mengikuti jejaknya, menyebutnya sebagai sebuah kewajiban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI