Suara.com - Paus Fransiskus, Minggu (17/1/2021), menyampaikan doa bagi korban gempa bumi yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya di Sulawesi Barat beberapa hari lalu dan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang menewaskan 62 orang pekan lalu.
“Saya mendoakan mereka yang meninggal, yang luka-luka, dan juga yang kehilangan rumah atau pekerjaan mereka,” ujar Paus dalam doa Angelus mingguan.
Pembatasan sosial akibat pandemi virus corona membuat Paus menyampaikan doa ini dari perpustakaan Apostolic Palace dan bukan di lokasi biasa, yaitu di sebuah jendela terbuka yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus.
“Saudara-saudari yang terkasih, saya ingin mengungkapkan kedekatan saya dengan warga Pulau Sulawesi di Indonesia yang diguncang gempa kuat. Saya mendoakan mereka yang meninggal dunia, mereka yang luka-luka, mereka yang kehilangan rumah dan pekerjaan. Semoga Tuhan mendukung upaya mereka-mereka yang sedang melakukan penyelamatan. Mari doakan saudara-saudara kita di Sulawesi, juga korban kecelakaan pesawat terbang yang terjadi Sabtu lalu di Indonesia,” ucap Paus dengan lirih.
Bencana Terjadi Hampir Bersamaan
Sedikitnya 76 orang meninggal dunia – 67 orang di Mamuju dan 11 lainnya di Majene – dan 844 orang lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,2 Jumat lalu (15/1). Lebih dari 15 ribu orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Sementara dalam musibah banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara, yang terjadi pada hari Sabtu (16/1), sedikitnya lima orang meninggal, satu masih dalam pencarian dan 500 warga terpaksa diungsikan.
Tim SAR juga masih melanjutkan operasi pencarian delapan orang yang hilang dalam tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat, tanggal 9 Januari lalu. Sedikitnya 32 orang meninggal dalam musibah itu.
Pada hari yang sama itu, pesawat Sriwijaya Air mengalami kecelakaan di sekitar Kepulauan Seribu, empat menit setelah lepas landas dari Jakarta. Enam puluh dua penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan ini. Tim SAR masih berupaya mengevakuasi seluruh jenazah dari dasar laut dan operasi ini masih akan dilanjutkan hingga hari Senin (18/1) atau Selasa (19/1). (Sumber: VOA Indonesia)
Baca Juga: Sejumlah Bagian Pesawat dan Jenazah Korban Sriwijaya Air Kembali Ditemukan
Tag
Berita Terkait
-
Sejumlah Bagian Pesawat dan Jenazah Korban Sriwijaya Air Kembali Ditemukan
-
Doa Paus Fransiskus untuk Korban Gempa Sulawesi dan Sriwijaya Air SJ 182
-
Bantu Pencarian, Kapal KKP Temukan Bagian Pesawat Sriwijaya Air
-
Pakai Data CCTV Bandara, Cara Inafis Identifikasi Korban Sriwijaya Air
-
Paus Fransiskus Doakan Korban Pesawat Sriwijaya SJ 182
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
-
KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih