Suara.com - Sepasang kekasih di Brasil tertangkap kamera CCTV sedang membuang bayi yang baru lahir di tempat sampah setelah mencekiknya memakai tali bra.
Menyadur The Sun, Selasa (9/2/2021) Rosiane Nascimento Correia (20) mengakui dan mengatakan kepada penyelidik bahwa membunuh bayinya karena depresi.
Sebuah rekaman kamera CCTV menunjukkan dia dan pasangannya bernama Antonio Carlos Batista Conrado, sedang memeriksa situasi di sekitar rumahnya di Luz, Sao Paulo, Brasil.
Mereka kemudian terlihat mengeluarkan sebuah tas yang berisi bayinya dan langsung membuangnya ke tempat sampah dan bergegas kembali ke rumah mereka.
Mayat bayi tersebut kemudian ditemukan oleh seorang pencari besi tua dan memberi tahu tetangga dan kemudian menelepon polisi.
Tak lama setelah polisi mendapat laporan, Correia dan Conrado ditangkap dengan dakwaan melakukan pembunuhan dan penyembunyian mayat.
Antonio Silvano Correia selaku paman dari pihak ibu bayi juga ditangkap karena dicurigai membantu pasangan itu membuang mayat.
Media lokal melaporkan bahwa pasangan tersebut mengaku tidak menginginkan kelahiran bayi itu.
Menurut petugas polisi Carlos Alberto Carneiro, Rosiane Correia sudah memiliki tiga anak dan yakin pasangannya bukan ayah kandung dari bayi itu.
Baca Juga: Mantap! Wonderkid Asal Banjarmasin Dikontrak Raksasa Brasil Sao Paulo
"Saya tidak mengerti bagaimana ibu dan ayah dapat melakukan ini kepada seorang anak," katanya kepada media lokal.
Para tersangka telah ditempatkan dalam penahanan preventif saat dilakukan penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan