Suara.com - Seorang guru di India membuat satu kampung tenggelam dalam tangisan karena dia harus dipindah tugaskan ke daerah lain.
Menyadur India.com, Rabu (10/2/2021) seluruh warga desa menangis ketika Bhishma Narayan dipindahkan dari desa Dharapur di distrik Hamirpur, Uttar Pradesh.
Menurut laporan Zee News Hindi, Bisma Narayan menjadi Kepala Sekolah dasar di desa tersebut selama hampir 12 tahun.
Di tahun terakhirnya di desa tersebut, siswa-siswa di sekolahnya menjadi sangat dekat. Narayan juga memperlakukan mereka sebagai keluarganya sendiri.
Sedih dengan kepindahannya, semua siswa bersama dengan penduduk desa datang untuk mengucapkan selamat tinggal dan tidak dapat menahan air mata mereka.
Itu adalah pemandangan yang sangat emosional ketika guru, siswa dan bahkan penduduk desa menangis.
Siswa dan penduduk desa sangat terkesan oleh kesederhanaan guru dan itulah alasan mengapa semua orang sangat sedih ketika ia pindah.
Tahun lalu, Narayan juga direncakan akan dipindah, namun, penduduk desa pergi ke kantor BSA untuk memohon agar ia tidak dipindah.
Ketika upacara perpisahan, anak-anak mulai menangis mengatakan bahwa guru mereka yang paling mereka cintai telah meninggalkan mereka.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Guru Ngaji Cabuli Murid hingga Minta Dioral
Banyak yang mengenang bahwa Narayan adalah guru yang mengajar mereka sejak kecil dan mereka sudah terbiasa diajar olehnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer