Suara.com - Sepasang suami istri yang baru menikah satu malam memutuskan bercerai keesokan harinya. Menyadur Gulf News Jumat (12/02), pasangan ini dijodohkan oleh orangtua mereka.
Pengantin pria yang bernama Farooq Ahmad adalah warga distrik Buxur di Bihar. Ia menikahi Nazia Khatoon atas perjodohan orangtuanya.
Karena dijodohkan, persiapan upacara pernikahan sepenuhnya dilakukan oleh orangtua mempelai, sehingga pasangan ini tak pernah bertemu secara langsung. Keduanya hanya mengenal melalui foto.
Tiba pada hari pernikahan, Ahmad memimpin prosesi pernikahan di rumah Nazia di distrik tetangga di Ghazipur, negara bagian Uttar Pradesh pada Minggu malam.
Para tamu menerima sambutan hangat dari keluarga pengantin wanita dan pernikahan tersebut dirayakan oleh Qazi, hakim yang mengatur hukum Islam, pada malam hari.
Namun, keluarga Nazia melihat tangan kanan Ahmad tidak bekerja. Dalam penyelidikan ditemukan bahwa dia menderita lumpuh sehingga anggota badan kanannya tidak bekerja dengan baik.
Nazia menolak pernikahan tersebut dan keesokan harinya pasangan ini dipanggil ke kantor polisi untuk membicarakan masalah lebih lanjut.
Dalam pertemuan ini, pengantin wanita diizinkan meninggalkan pengantin pria karena keluarga tak mengabarkan kondisi yang sebenarnya sebelum pernikahan.
"Masalah tersebut sampai ke hadapan polisi dan kami menyelesaikan masalah tersebut melalui persetujuan mereka," kata pejabat polisi di kantor polisi Kasimabad Shyamji Yadav.
Baca Juga: Dijodohkan dengan Wirda Mansur, Anak Syekh Ali Jaber: Insya Allah
Bihar telah melaporkan lebih dari 50 kasus di mana mempelai wanita menolak calon pengantin pria yang 'tidak pantas' di tempat pernikahan karena berbagai alasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga