Suara.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat berkurang 76 orang menjadi 3.222 orang dan terjadi penambahan ratusan orang tanpa gejala di Wisma Atlet Pademangan pada Senin (15/2/2021).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan ribuan pasien positif covid-19 itu tengah dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7, mereka semua pasien bergejala ringan hingga berat.
"Pasien Rawat Inap terkonfirmasi positif di tower 4, 5, 6 dan 7 berjumlah 3.222 orang, terdiri dari 1.651 Pria, 1.571 Wanita. Semula 3.298 orang, berkurang 76 orang," kata Aris dalam keterangannya, Senin (15/2/2021).
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 61.054 orang.
Aris mengatakan sebanyak 57.832 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 57.114 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 634 orang, sementara pasien yang meninggal dunia bertambah dua jadi 84 orang.
Kemudian jumlah pasien tanpa gejala yang dirawat di Tower 8 dan 9 Wisma Atlet Karantina Pademangan kini berjumlah 3.585 orang (1.744 Pria, 1.841 Wanita), bertambah 381 orang dari hari sebelumnya.
RSKI Pulau Galang
Jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau, kini merawat sebanyak 239 pasien positif covid-19, berkurang 70 orang dari hari sebelumnya.
Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 7.224 orang, 6.985 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (4.651 orang), dirujuk ke RS lain (42 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.292 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Baca Juga: Sanksi Penolak Vaksin Covid-19, Epidemiolog: Pemaksaan Tidak akan Berhasil
Berita Terkait
-
Sanksi Penolak Vaksin Covid-19, Epidemiolog: Pemaksaan Tidak akan Berhasil
-
Jamaah Pengajian di Kulon Progo Terkonfirmasi Covid-19 Tambah 22 Orang
-
Hits: Virgo Setop Makan Junk Food, Gejala Serangan Jantung Pada Perempuan
-
Update Covid-19 Global: Tren Penularan Infeksi di Amerika Serikat Turun
-
126 Santri Reaktif Corona, Ponpes di Bangka Ditutup Sementara
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang