Suara.com - Personel Polres Bener Meriah, Aceh menangkap tiga pemuda terkait kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang baru berusia 14 tahun.
"Pemerkosaan yang dilakukan tiga orang pemuda tersebut diketahui setelah ibu kandung korban membuat laporan ke polisi," kata Kasubag Humas Polres Bener Meriah, Iptu Jufrizal dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Selasa (16/2/2021).
Ketiga pelaku tersebut yakni AY (21), RW (21) dan RM (20) semuanya merupakan warga asal Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Jufrizal mengatakan, peristiwa pemerkosaan itu terjadi ketika korban dijemput ketiga terduga pelaku dari rumahnya menggunakan kendaraan roda empat untuk jalan-jalan dan berkaraoke.
"Untuk korban sendiri baru berusia 14 tahun, dan digilir sebanyak dua kali oleh masing-masing pelaku untuk berhubungan badan," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Dari keterangan korban, kata Jufrizal, ketiga pelaku melakukan pemerkosaan pada Minggu (14/2) malam, masing masing satu kali dalam perjalanan menuju Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Kemudian, pelaku kembali melakukan aksinya secara bergantian masing masing sebanyak satu kali di dalam sebuah gubuk di wilayah Kecamatan Permata, Bener Meriah.
"Untuk saat ini ketiga pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut sudah ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bener Meriah," kata Jufrizal.
Baca Juga: Bejat! Tiga Pemuda Bermobil Perkosa Gadis 14 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?