Suara.com - Nama mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dikabarkan ditunjuk pemerintah menjadi duta besar Spanyol yang berkedudukan di Madrid.
Hanya saja, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah belum bisa memberikan konfirmasi terkait kabar tersebut. Alasannya, ia tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkannya.
"Saya tidak bisa konfirmasi, dalam praktek dan adab diplomasi, nama-nama calon dubes tidak dibuka ke publik, setidaknya sampai diperoleh persetujuan dari negara yang dituju atas calon yg diajukan," kata Teuku kepada wartawan.
Dalam kabar tersebut disebutkan ada 28 calon dubes termasuk nama Terawan yang menurut Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sudah diterima DPR RI untuk segera disahkan.
"Sudah diterima minggu lalu, tapi saya tidak hafal nama-namanya," ucap Dasco.
Terawan sendiri belum menjawab ketika dikonfirmasi Suara.com terkait kebenaran kabar yang beredar tersebut.
Selain Terawan, ada pula nama Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Rosan Roeslani yang dicalonkan menjadi Dubes RI untukl Amerika Serikat di Washington D.C.
Kemudian ada Komisaris PT Yodya Karya (Persero), Zuhairi Misrawi sebagai bakal calon duta besar RI untuk Arab Saudi, dia tercatat sebagai anggota tim kampanye Presiden Joko Widodo pada pemilihan presiden 2014 dan 2019.
Berikut nama-nama 28 calon duta besar Indonesia dan tiga Perutusan Tetap RI (PTRI):
Baca Juga: Asal Sesuai Prosedur, Vaksin Nusantara Terawan Bakal Didukung Kemenkes
- Amerika Serikat: Rosan P Roeslani (Ketua KADIN)
- Spanyol: Terawan Agus Putranto (eks Menteri Kesehatan)
- Polandia: Anita Luhulima
- Slovakia: Pribadi Sutiono
- Timor Leste: Okto D. Manik
- Selandia Baru: Fientje M. Suebu
- Tanzania: Triyogo Jatmiko
- Prancis: M. Oemar
- Kuwait: Lena Maryana Mukti
- Tunisia: Abdul Aziz
- Korea Selatan: Gandi Sulistyanto (Dirut Sinarmas)
- Arab Saudi: Zuhairi Misrawi (politikus PDIP)
- Kazakhstan: M. Najib
- Bahrain: Ardi Hermawan
- Portugal: Rudy ALfonso
- Ukraina: Ghafur AD
- Sri Lanka: Dewi Tobing
- Afghanistan: Gina Yoginda
- Bangladesh: Heru Subolo
- Kolombia: Tatang B.U. Razak
- Yordania: Ade Padmo Sarwono
- Kroasia: Suwartini Wirta
- Austria: Damos D. Agusman
- Australia: Siswo Pramono
- Kanada: D. Tumpal Simanjuntak
- Italia: M Prakosa
- India: Ina Krisnamurthi
- Yunani: Bebeb A. K. N. Djundjunan
- PTRI ASEAN: Derry Amman
- PTRI Jenewa: Febryan Rudyard
- PTRI New York: Armananta Nasir
Berita Terkait
-
Akankah Pengembangan Vaksin Nusantara Besutan Terawan akan Dihentikan?
-
Mengenal Apa Itu Vaksin Nusantara, Vaksin Covid-19 yang Diprakarsai Terawan
-
Vaksin Nusantara Ciptaan Terawan Tak Didanai APBN
-
BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Coba Fase 2 Vaksin Nusantara Terawan
-
Puluhan Relawan Vaksin Nusantara Alami KIPI, dari Demam Hingga Mual
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo