Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus mencari keberadaan dari Cockpit Voice Recorder (CVR) milik pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, beberapa waktu lalu.
Karena lewat dari masa darurat, maka KNKT mencari CVR dengan peralatan yang tersedia. Termasuk kapal Speedboat milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Kami terus mencari black box Sriwijaya air SJ 182 dengan meminjam speedboat Dishub DKI Jakarta," ujar Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Jakarta, Kamis (25/2/2021).
Namun demikian, Soerjanto tak merinci sampai mana pencairan CVR. Namun, KNKT akan menyisir lokasi penemuan Flight Data Recorder (FDR) untuk mencari CVR.
Sebelumnya, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menjelaskan, dalam CVR terdapat rekaman percakapan antara pilot dan co-pilot dalam menangani permasalah pada pesawat. Sehingga, pihaknya bisa mengetahui kondisi di dalam ruang kendali pesawat atau cockpit sebelum jatuh.
"Kalau tidak ditemukan, pengaruh signifikan sehingga kami tidak punya data terkait diskusi para pilot, komunikasi keduanya dan apa yang terjadi di cockpit. Dan ada hal lain akan jadi kendala jika CVR tidak ditemukan," jelas dia.
Nurcahyo mengungkapkan, saat ini KNKT sudah memprediksi lokasi keberadaan CVT tersebut. Menurutnya, KNKT memprediksi lokasi CVR berdasarkan lokasi penemuan FDR.
"Dari sini kami prediski lokasi CVR. Lokasi yang kita prediksi ini kira2 dimensi 25x25 meter. Dan kita sudah buat garis di bawah laut dan dibuat kotak 5x5 meter. Sehingga penyelam akan cari kotak 1, kotak 2 sampai selesai masing-masing, karena dugaan kami CVR ini terendam di bawah lumpur dan kami cari secara manual," pungkas dia.
Baca Juga: Mengerikan, KNKT Ungkap Isi Rekaman Kotak Hitam Sriwijaya Air Jatuh
Berita Terkait
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Sopir Taksi Listrik Injak Gas Tapi Transmisi di Posisi Parkir!
-
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021