Suara.com - Seorang perempuan di Afrika Selatan, menghindari diusir dari supermarket Pick n Pay dengan menggunakan celana dalamnya sebagai masker.
Rekaman kamera smartphone yang diperoleh Newsflash, dilansir laman New York Post, Minggu (28/2/2021), menangkap interaksi aneh di mana penjaga toko meminta perempuan tanpa masker, yang sedang menunggu dengan gerobak belanjaannya di antrean kasir, untuk mengenakan masker atau meninggalkan toko.
Pasalnya, menggunakan masker di tempat umum enjadi salah satu kewajiban.
Di saat berikutnya, pelanggan nakal itu terlihat meraih ke bawah rok bermotif paisley, lalu menarik celana dalam thong hitamnya ke bawah kaki dan ditaruhkan ke wajahnya.
Dia meletakkannya sedemikian rupa untuk menutupi hidung dan mulutnya, bagaikan masker.
"Senang?" dia bertanya dengan sinis.
Beberapa pelanggan yang ada di tempat kejadian pun dibuat tercengang dan mendukung ksi perempuan ini.
“Secara pribadi, menurut saya itu bisa diterima: Itu adalah masker,” kata pengunjung supermarket lain.
"Kerja bagus untukmu," tambahnya dengan tepuk tangan ucapan selamat. "Cemerlang."
Baca Juga: Kocak! Masker Unik Wanita Ini Bikin Pelayan Resto Tertawa sampai Menangis
Namun, kejadian ini mendapat kritikan pendas dari beberapa pihak.
“Ayo dewasa lah. Apa yang harus dipikirkan keluargamu? ” tanya seorang pengguna Facebook, menurut Newsflash.
“Ini membuatku mual. Dia sadar akan hukum di seluruh dunia. Kami memiliki virus yang serius dan (menurutnya) G-string akan menyelamatkannya," ujar pengguna Facebook lainnya.
Berita Terkait
-
Dianggap Berbahaya, Satgas Covid-19 Tak Rekomendasikan Tren Tali Masker
-
4 Cara Simpan Masker Kain dari Dilipat hingga Pakai Paper Bag
-
Kenapa Tali Masker Berbahaya? Ini Alasannya
-
Jangan Khawatir, Studi Tegaskan Pakai Masker Tak Pengaruhi Kadar Oksigen
-
Pemuda Terciduk Curi Jemuran CD Milik Tetangga, Videonya Bikin Tepuk Jidat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?