Suara.com - Seorang oknum polisi bertugas di Polres Pidie Provinsi Aceh berinisial Aipda K hingga Senin (1/3/2021) malam masih ditahan di mapolres setempat, setelah sebelumnya tertangkap tangan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 101 gram.
“Kasus ini masih di dalami oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pidie,” kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Winardy sebagaimana dilansir Antara, dari Meulaboh, Senin malam.
Sebelumnya, oknum polisi berpangkat Aipda tersebut ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Pidie Aceh pada Jumat (26/2) pekan lalu, di kawasan Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 101 gram.
Terkait penangkapan tersebut, Kombes Pol Winardy menegaskan oknum polisi tersebut dipastikan tetap menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Namun ia tidak menjelaskan peran oknum polisi tersebut.
Winardy juga memastikan selain dikenakan pidana, oknum polisi yang bertugas di Mapolres Pidie Aceh tersebut juga akan mendapatkan sanksi kode etik oleh Propam Polres Pidie, katanya menegaskan.
Kasus ini menambah daftar oknum polisi yang terlibat narkoba. Di mana baru-baru ini yang menghebohkan adalah seorang oknum polisi perempuan atau Polwan yakni Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama sebelas anggotanya.
Menindaklanjuti kasus yang menjerat Kompol Yuni itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah surat telegram kepada seluruh kapolda usai kasus tertangkapnya mantan Kapolsek Astanaanyar serta jajarannya itu dalam kasus penyalahgunaan atau peredaran narkoba.
Baca Juga: Serupa Kompol Yuni, Begini Nasib Polwan Mesuji yang Video Isap Sabu Viral
Berita Terkait
-
Kejati Aceh Tak akan Berhenti Kejar 38 Terpidana Kabur
-
Kubu Lawan Tunggu Putusan Kemenkumham Soal Kewarganegaraan Orient Riwu Kore
-
Pasutri dan Rekan Digerebek saat Asyik Pesta Sabu di Indragiri Hilir
-
Polisi Selidiki Ledakan yang Diduga Granat di Aceh
-
Ledakan Terjadi di Banda Aceh, Polisi Sebut Tidak Ada Korban Jiwa
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar