Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat angka keterpakaian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional sudah menurun signifikan.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah memaparkan per 7 Maret 2021 daerah yang keterpakaian tempat tidurnya di atas 60 persen hanya satu provinsi.
"Per hari ini tidak ada satu pun provinsi dengan angka BOR di atas 70 persen, bahkan hanya satu yang ada di atas 60 persen," kata Dewi dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (7/3/2021).
Kemudian terdapat lima provinsi yang angka keterpakaian tempat tidurnya berada di antara 50-69 persen, yakni DKI Jakarta (65,5 persen), Banten (58,5 persen), Kalimantan Selatan (67,9 persen), Kalimantan Tengah (55,3 persen), serta Jawa Barat (54,9 persen).
"Sisanya semua di bawah 60 persen, bahkan dari provinsi PPKM ada empat provinsi yang BOR-nya di bawah 50 persen, ini menunjukkan bahwa pengendalian mulai berjalan," tegasnya.
Empat provinsi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dimaksud antara lain Bali (48,2 persen), Jawa Timur (34,9 persen), DI Yogyakarta (34,1 persen), dan Jawa Tengah (27,1 persen).
Berita Terkait
-
7 Cara Mengetahui Motor Bekas Pernah Turun Mesin, Cek Baut dan Lem Paking Termasuk
-
Bagaimana Cara Cek Kondisi Mesin Motor Bekas? Ini 5 Opsi Cocok untuk Antar Jemput Anak Sekolah
-
Usulan Sudah Sampai Pertamina, Harga BBM Pertamax Segera Turun
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
-
Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi