Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi santai kritikan Amien Rais yang menyebut dirinya berubah usai menjabat sebagai menteri.
Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, Amien Rais memiliki hak untuk menilai dirinya berubah atau tidak.
"Ndak apa-apa, itu ndak perlu ditanggapi," kata Mahfud di Kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/3/2021).
Sebelumnya Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu menuding Mahfud telah berubah usai menjabat sebagai Menko Polhukam. Tudingan itu diutarakan lewat akun YouTube Amien Rais Official berjudul 'IT'S NOW OR NEVER!' yang diunggah pada Sabtu (13/3/2021) pekan lalu.
Mulanya, Amien Rais mengungkit pernyataan Mahfud sebelum menjabat sebagai menteri yang kerap melontarkan kritik.
Salah satunya soal kekuasaan negara yang telah dikalahkan oleh perusahaan asing hingga praktik korupsi kebijakan.
"Jadi ini Mahfud ketika masih bagus saya kira, masih ngomong secara jujur," kata Amien Rais.
Kendati begitu, Amien Rais menyebut Mahfud kekinian telah banyak berubah. Menurut Amien Rais, perubahan itu terjadi semenjak Mahfud mendapat jabatan yang cukup tinggi yakni sebagai Menko Polhukam.
"Tetapi Mahfud yang sekarang sudah jauh berbeda. Mahfud yang sekarang ini emang sudah berubah ya. Mengapa demikian? Wallahualam, jadi sekarang jadi the wrong man for the wrong job, ini kritik saya," katanya.
Baca Juga: Isu Presiden Jabat 3 Periode, Pernyataan Jokowi Soal Menjerumuskan Diungkit
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali