Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai hal wajar apabila muncul pandangan bahwa Airlangga Hartarto membangun koalisi untuk menjadi calon presiden 2024.
Hal itu dikatakan Doli menanggapi pertemuan antara Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa barat akhir pekan lalu. Namun menurutnya pertemuan kedua ketua umum partai itu hanya sebatas silaturahmi.
"Saya kira tema utamanya lebih pada silaturahmi kebangsaan. Bahwa kemudian ada orang yang menafsirkan, kemudian Golkar karena sudah punya agenda, sudah punya capres sendiri 2024, kemudian membangun koalisi dengan partai politik saya kira itu wajar-wajar saja," kata Doli di Kompleks Parlemen DPR, Senin (15/3/2021).
Sementara itu terkait pertemuan Airlangga dan Prabowo, menurut Doli hal tersebut bukan merupakan suatu yang baru. Ia berujar pertemuan antara ketua umum parpol sudah lazim dilakukan Airlangga sejak dulu.
"Apa yang dilakukan Pak Airlangga itu sebetulnya bukan hal yang baru, pertemuan para ketua umum partai politik dengan elite-elite ini sudah dilakukan Pak Airlangga sejak beliau menjadi ketua umum. Paling tidak dalam dua tahun ini sudah beberapa kali dilakukan," ujarnya.
Airlangga Sambangi Kediaman Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kediamannya di kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/3/2021).
Inti dari pertemuan keduanya tersebut ialah guna membahas persiapan bidding Olimpiade 2032.
Baik Airlangga maupun Prabowo menempatkan diri masing-masing sebagai Ketua Umum PB Wushu Indonesia (PBWI) dan Ketua Umum Pencak Silat (PB IPSI).
Baca Juga: Pemerintah Klaim Bakal Kebut Program ETDP, Ini Tujuannya
Dalam pertemuan tersebut hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali.
"Dalam rangka persiapan Bidding Olimpiade 2023," kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini Meutya Hafid saat dihubungi, Sabtu (13/3).
Melansir dari situs setneg.co.id, Indonesia resmi mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 dan telah disampaikan kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 2018.
Pemilihan tuan rumah penyelenggara Olimpiade 2032 melalui bidding akan dimulai pada 2023 dan hasilnya bakal diumumkan pada 2024.
Selain membahas soal inti pertemuan, Prabowo dan Airlangga juga membahas terkait kerjasama antar partai dalam berbagai aspek terutama untuk mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19.
Saat ditanyakan pembahasan soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Meutya mengatakan, hal itu masih dini untuk diperbincangkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar