Suara.com - Agama Islam mengajarkan doa sehari-hari dalam setiap aspek kehidupan manusia, bahkan ketika ada angin kencang. Bagaimana bacaan latin doa ketika angin kencang? Simak penjelasannya berikut ini.
Membaca doa memberi ketenangan hati bagi setiap muslim, termasuk dalam menghadapi kondisi alam. Angin kencang kerap terjadi di musim penghujan. Angin juga menjadi sumber bencana alam maupun berdampak pada fasilitas umum yang rusak, seperti listrik yang padam dan rumah tertimpa pohon.
Menghadapi angin kencang, setiap muslim dapat mengamalkan doa. Doa ketika angin kencang bertujuan agar kita selamat dari bahaya dan tetap mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Doa ketika angin kencang juga bisa dibaca bersamaan ketika hujan turun. Berikut lafal doa ketika angin kencang.
Allahumma innii as'aluka khairahaa wa a'uudzubika min syarriha
Artinya: Ya Allah, sungguh aku mohon kepadaMu kebaikan angin ini, serta aku berlindung kepadaMu dari keburukannya.
Doa ini sesuai dengan hadist sahih yakni Hadis Riwayat Abu Dawud nomor 5079 dan Ibnu Majah nomor 3727. Para ulama menyebutkan bahwa angin juga termasuk dalam rahmat Allah. Namun angin juga kadang berujung kepada azab. Maka dari itu berdoa bisa juga menumbuhkan prasangka baik atas angin yang diturunkan Tuhan di muka bumi.
Rasulullah SAW pernah bersabda maka apabila kalian melihat angin kencang, janganlah kalian memakinya, tetapi minta lah kepada Allah kebaikannya dan berlindung lah kepada Allah dari kejahatannya.
Doa ketika angin kencang juga memiliki beberapa lafal. Selain doa di atas, ketika terjadi angin kencang juga bisa melafalkan doa di bawah ini.
Allahumma innii as'aluka khairahaa wa khaira maa fiiha wa khaira maa ursilat bihi wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiiha wa syarri maa ursilat bihi
Baca Juga: Bacaan Doa Minum Obat, Agar Segera Sehat dan Penyakit Terangkat
Artinya: Ya Allah, sungguh aku mohon kepada Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada padanya, dan kebaikan pada tujuan angin ini dihembuskan. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan angin ini, keburukan apa yang ada padanya, dan keburukan tujuan angin ini dihembuskan.
Doa ini sesuai dengan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim nomor 899, at Tarmidzi nomor 3449 dari Aisyah.
Nah, itulah dua doa ketika angin kencang yang dapat umat Muslim baca agar terhindar dari musibah bencana alam.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI