Suara.com - Polisi Bangkalan meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya pesan berantai rencana teror yang ditujukan kepada seluruh kantor polisi di Jawa Timur.
Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto mengatakan, “Sesuai arahan kami sudah melakukan peningkatan kewaspadaan di tingkat pos, polsek dan polres.”
Sesuai standar operasional prosedur, setiap pengunjung yang memasuki markas kepolisian akan diperiksa secara ketat.
“Setiap tamu akan didata dan kami cek barang apa saja yang dibawa masuk ke dalam,” ujarnya dalam laporan Beritajatim.
Saat ini, masing-masing anggota wajib menerapkan body system atau memberi pengamanan antara satu personil lainnya. Jika terjadi serangan bisa saling mengamankan.
“Seluruh petugas jaga atau berkegiatan wajib menerapkan body system. Itu juga sebagai langkah peningkatan kewaspadaan kami,” kata dia.
Sejauh ini, polisi belum menemukan gerak gerik mencurigakan yang mengarah pada teror seperti yang tersebar.
Dia berharap, kondisi Bangkalan tetap kondusif.
“Alhamdulillah sampai saat ini aman terkendali dan kami berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kondusifitas agar Bangkalan tetap aman,” kata dia.
Baca Juga: Ada Foto Ustaz Abdul Somad di Spanduk Yayasan di Rumah Terduga Teroris
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional