Suara.com - Donald Trump siap meramaikan dunia maya denga sosial media besutannya sendiri. menyadur New York Post Senin (22/03), aksi ini dilakukan setelah ia tak bisa mengakses akun Twitternya.
Penasihat utama Trump, Jason Miller mengatakan media sosial buatan mantan presiden ini akan meluncur beberapa bulan lagi dan "sepenuhnya mengubah permainan".
Platform baru itu disebut-sebut akan menarik puluhan juta pengguna. "Ini adalah sesuatu yang menurut saya akan menjadi tiket terpanas di media sosial," kata Miller.
"Kami akan melihat Presiden Trump kembali ke media sosial mungkin sekitar dua atau tiga bulan di sini dengan platformnya sendiri".
"Ini akan sepenuhnya mendefinisikan ulang permainan, dan semua orang yang menunggu akan menonton untuk melihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh Presiden Trump, tetapi itu akan menjadi platformnya sendiri," kata Miller.
Ia tidak akan merinci tentang platform baru tersebut tapi mengatakan bahwa Trump mengadakan banyak pertemuan bertenaga tinggi di resor Mar-a-Lago Florida dan banyak perusahaan tertarik untuk membantu meluncurkannya.
Twitter menjatuhkan Donald Trump dari platformnya pada Januari, beberapa hari setelah massa pendukungnya berbaris di gedung Capitol ketika Kongres mengesahkan Joe Biden sebagai Presiden AS tahun ini.
Massa menyerbu melewati petugas penegak hukum dan menghancurkan jendela dan pintu untuk masuk ke gedung federal tempat mereka menggeledah sejumlah kantor kongres.
Lima orang tewas akibat kekacauan itu, termasuk seorang petugas Kepolisian Capitol. Twitter mengatakan akun Donald Trump ditangguhkan secara permanen karena digunakan untuk menghasut kekerasan.
Baca Juga: Diblokir Twitter, Trump Siap Boyong Puluhan Juta Orang ke Platform Pribadi
Tindakan tegas ini membuat Trump kehilangan corong untuk berkomunikasi dengan 88.600.000 pengikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
-
Sidang Praperadilan Yaqut, Pakar Hukum Kesulitan Maknai Kedudukan Pimpinan KPK dalam UU KPK Baru
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"
-
Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara