Suara.com - Thailand akan mengusulkan salah satu hidangan sup udang andalannya agar dicantumkan sebagai salah satu warisan tak benda negara tersebut.
Menyadur The Star, Kamis (25/3/2021) Thailand mengusulkan Tom Yang Kung ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai bagian dari warisan budaya takbenda negara.
Rapat Kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Prayut Chan-o-Cha pada Rabu (24/3) menyetujui hidangan nasional Thailand, Tom Yam Kung, sebagai kandidat untuk daftar Warisan Budaya UNESCO 2021.
Tom Yam Kung adalah sup pedas yang dibuat dengan mencampurkan berbagai bahan segar antara lain serai, daun jeruk purut, air jeruk nipis, cabai, kecap ikan, dan udang.
Kata 'Tom Yam' mengacu pada proses memasak di mana 'Tom' berarti merebus dan 'Yam' berarti mencampur, sedangkan 'Kung' mengacu pada udang.
Menteri Kebudayaan Itthiphol Kunplome mengatakan Tom Yam Kung mencerminkan gaya hidup sederhana warga yang tinggal di sepanjang sungai dan kanal Thailand tengah.
"Mengusulkan Tom Yam Kung sebagai warisan global akan menjadi momen yang membanggakan bagi orang Thailand sekaligus meningkatkan kesadaran di antara orang asing akan banyaknya variasi makanan Thailand.
"Dimasukkannya dalam daftar UNESCO akan menciptakan peluang bagi bisnis makanan Thailand, peluang kerja dan pendapatan bagi produsen makanan termasuk peternak udang dan penanam jamu serta eksportir, operator restoran Thailand di dalam dan luar negeri," ucapnya seperti dikutip The Nation.
Sebelumnya, Tarian Khon dan pijat tradisional Thailand masing-masing terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada tahun 2018 dan 2019.
Baca Juga: Thailand Latih Anjing Pelacak Covid-19, Diklaim 95 Persen Akurat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!