Suara.com - Polda Bengkulu memastikan koper misterius yang ditemukan di halaman Masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, bukan bom. Benda yang dianggap mencurigakan itu sempat menghebohkan warga.
Kekinian benda tersebut dipastikan bukan bom melainkan berisi pakaian.
Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Komisaris Besar Polisi Sudarno, mengatakan kepastian koper itu bukan benda berbahaya setelah diperiksa oleh Tim Satuan Penjinak Bom dari Detasemen Gegana pada Minggu dini hari.
Sudarno meminta masyarakat Bengkulu tetap tenang dan tidak panik dan terpancing isu terorisme yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab.
"Tadi malam sudah diterjunkan tim penjinak bom untuk memastikan temuan koper itu dan setelah dievakuasi ke Mako Brimob dan diperiksa ternyata isinya adalah pakaian," kata Sudarno di Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Minggu (4/4/2021).
Sudarno menuturkan, koper berwarna perak berukuran sedang itu adalah milik salah satu penumpang minibus tujuan Kabupaten Kaur, Bengkulu, yang tertinggal saat mobil yang ditumpangi berhenti di masjid itu.
Polisi telah mengkonfirmasi kepemilikan koper itu ke sopir mobil yang membawa minibus dan menyebut penumpangnya lupa menaikkan kembali koper itu kedalam mobil usai beristirahat di masjid lantaran penumpang itu dalam keadaan sakit.
Penumpang itu sadar bahwa koper miliknya tertinggal di masjid ketika mobil minibus yang dia tumpangi telah tiba di tujuan.
"Kami akan berikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat secara maksimal, tidak usah panik dan tetap tenang. Koper itu milik penumpang bernama Lena Karmuni naik disebuah kendaraan yang dikemudikan oleh Bukari dengan tujuan Kaur," ucap Sudarno.
Baca Juga: Pendukung Habib Rizieq Mau Bom SPBU dan Toko Orang China
Sebelumnya, suasana di sekitar Masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, sempat menegang setelah Tim Satuan Penjinak Bom Detasemen Gegana tiba di lokasi pada Minggu dini hari.
Polisi membatasi akses ke sekitar area penemuan koper mencurigakan itu mengingat lokasi penemuan persis berada dipinggir jalan protokol yang ramai dilalui kendaraan.
Polisi juga memasang garis polisi di sekitar area penemuan koper mencurigakan itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan