Suara.com - Foto Presiden pertama Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao yang beredar di media sosial membuat warganet riuh, karena ia turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada korban banjir.
Pengunggah foto pertama Xanana Gusmao adalah Mariano Costa. Dalam akun Facebook miliknya, Mariano menunjukkan Xanana berpakaian sangat sederhana memanggul bahan makanan.
Hanya memakai kaos oblong polos, Xanana tampak membaur dengan warga yang jadi korban banjir. Belakangan, rutin Xanana Gusmao mengunjungi korban banjir di berbagai penjuru kota.
Ada beberapa foto dan video yang diunggah oleh Mariano, di antaranya Xanana saat berbaur dengan korban di tengah lapangan berlumpur.
Untuk diketahui, Timor Leste diguncang badai siklon tropis yang mengakibatkan banjir bandang hingga tanah longsor.
Hujan deras disertai badai terjadi di Timor Leste pada 3 April. Puncaknya, banjir bandang dan tanah longsor menerjang beberapa kawasan di Timor Leste pada 4 April dini hari.
Badai Siklon Tropis juga menerjang NTT dengan jumlah korban jiwa mencapai 163 orang. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebutkan korban terbanyak ada di Kabupaten Flores Timur.
"Secara keseluruhan untuk NTT korban meninggal sebanyak 163 orang dan 45 orang hilang," ujar Doni dalam konferensi pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Kamis.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Siklon Tropis Seroja mulai bergerak menjauhi wilayah Indonesia, mengarah ke Samudera Hindia.
Baca Juga: Dampak Buruk Siklon Tropis Odette Picu Ombak 6 Meter
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender