Suara.com - Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Diaz Hendropriyono, menjamu makan malam Duta Besar India untuk Indonesia Yang Mulia Manoj Kumar Bharti beserta istri Anamika Bharti beberapa waktu lalu. Mereka membicarakan soal hubungan bilateral hingga mencicipi buah durian untuk yang pertama kalinya bagi duta besar.
Diaz didampingi oleh sang istri Linda dan putra sulung Rafael.
Dalam pertemuan, YM Manoj memulai pembahasan tentang hubungan bilateral India dan Indonesia yang dinilai selalu berjalan dengan baik, bahkan hubungan antara dua negara sudah terjalin di masa lampau.
"Aksara Bali berasal dari peradaban kuno India abad 6 SM," kata Manoj dalam Instagram @DiazHendropriyono, Selasa (13/4/2021).
Diaz menilai kalau Indonesia dan India sudah saling terhubung sejak 2.500 tahun yang lalu.
Diaz menuturkan, pertemuan dengan Manoj berlangsung cukup cair dan penuh keakraban.
Keakraban dibuktikan YM Manoj dan Madam Anamika yang mencicipi durian untuk pertamakalinya.
"Ini pertama kalinya bapak dan ibu Dubes makan durian," ujar Diaz.
Setelah mencoba durian, Diaz bertanya kepada YM Manoj dan Madam Amanika. Keduanya tidak masalah dengan rasa durian karena dirasanya sangat enak.
Baca Juga: Dilantik Ketum Diaz, Ketua PKPI Banten Target Satu Kursi DPR
"Enak sekali," dilanjutkan anggukan oleh madam Amanika.
Berita Terkait
-
Geger Cesium-137! KLH Segel Pabrik di Serang yang Diduga Cemari Udang Ekspor, Sanksi Pidana Menanti
-
Indonesia Tekan Negara Maju soal Janji Pendanaan Iklim Jelang COP30
-
Putra Hendropriyono dan Wamen Desa Ahmad Riza Patria Jadi Bos Telkomsel
-
Demi Selamatkan Pesisir, Kemen LHK Dorong Partisipasi Restorasi Mangrove
-
Jabatan Mentereng AM Hendropriyono, Mertua Andika Perkasa Moncer Kasih Warisan ke Anak dan Mantu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT