Suara.com - Seorang wanita di asal Sharjah dilaporkan loncat dari lantai 3 gedung apartemen hingga tewas di daerah Muwailih, Sharjah.
Menyadur Gulf News Selasa (13/4/2021) ia memutuskan bunuh diri karena tak ingin dijodohkan dengan seorang lansia berumur 70, sementara wanita ini baru berumur 21 tahun.
Menurut polisi, wanita yang loncat pada Kamis tengah malam ini diidentifikasi sebagai SA. Tengkoraknya pecah karena benturan dan dinyatakan tewas.
Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa wanita tersebut memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena perselisihan keluarga.
Ia didesak untuk menikah dengan pria yang lebih tua di Pakistan, tapi wanita tersebut tidak mau menikah dengannya.
Keluarga ingin mengirimnya ke Pakistan untuk menikah dengan pria yang lebih tua, karena itu dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Tubuh wanita itu kemudian dipindahkan ke laboratorium forensik untuk diotopsi. Petugas polisi di Kantor Polisi Industri sedang menyelidiki kasus tersebut.
Saudi Gazette melaporkan bahwa wanita muda ini memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat berat dan penuh tekanan, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Prostitusi Online Apartemen Bogor Valley
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI