Suara.com - Seorang pria ditangkap usai berupaya merengsek masuk Kedutaan Besar Rusia di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/4/2021) pagi. Dia memaksa masuk lantaran ingin meminta tiket pesawat ke Rusia.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menyebut pelaku berinisial G. Dia diperkirakan berusia 35 tahun.
"Pria inisial G, ingin mendapatkan tiket ke Rusia," kata Azis kepada wartawan, Kamis (25/4/2021).
G, kata Azis, sebelumnya juga pernah memasuki area Kedutaan Besar Rusia. Ketika itu, dia memasuki area Kedutaan Besar Rusia juga tanpa tujuan yang jelas.
"Maka sekuriti mengantisipasi untuk mencegah masuk dengan menanyakan terlebih dahulu maksud dan tujuan yang bersangkutan," ujar Azis.
Kekinian G tengah diperiksa di Polsek Metro Setia Budi. Aparat kepolisian juga tengah meminta rekam medis yang bersangkutan untuk memastikan latar belakang kejiwaan pria tersebut.
Berita Terkait
-
Vaksin Mandiri Indonesia Pakai Buatan Rusia dan China, Ini Nama-namanya
-
Kondisi Kesehatan Alexei Navalny di Penjara Rusia Terus Memburuk
-
Amnesty International Menduga Rusia Bunuh Navalny Pelan-pelan di Penjara
-
Putus dengan Neymar, Model Seksi Rusia Ini Blak-blakan Sedang Cari Kekasih
-
Model Rusia, Istri Robby Shine Mau Cuci Baju Sendiri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat