Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia) jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Mei 2021.
Budi menyebut lansia adalah kelompok rentan bergejala parah hingga kematian jika terinfeksi Covid-19, sehingga diupayakan harus terlindungi ketika momen lebaran nanti.
"Penting juga diingat pada saat ramadan kemungkinan banyak keluarga yang ingin bertemu orang tuanya sangat tinggi, jadi tolong dipastikan dalam sebulan ini prioritas diberikan kepada para lansia sehingga para senior kita ini bisa kita lindungi kalau nanti dikunjungi keluarganya mereka sudah relatif imunitasnya lebih baik," kata Budi di Bandara Soetta, Minggu (18/4/2021).
Dia juga mengingatkan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 yang menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa saat ramadan.
"Pesan saya kepada seluruh teman-teman di daerah, kepala daerah, gubernur, bupati, walikota, terus jalankan program vaksinasi, MUI sudah bilang vaksinasi tidak membatalkan puasa," tegasnya.
Pemerintah sudah menyuntikkan ke masyarakat sebanyak 16.715.891 dosis vaksin yang dibagi menjadi 10.815.649 dosis pertama dan 5.900.242 dosis kedua.
Sementara jumlah lansia yang sudah divaksin termasuk sedikit, baru 2.201.855 lansia yang mendapat dosis pertama, dan 932.524 lansia yang sudah menuntaskan vaksin, padahal jumlah sasarannya 21.553.118 orang lansia.
Berita Terkait
-
Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa Dipastikan Aman, Ini Penjelasan dr. Yoana
-
Sudah Divaksin, Penduduk Swedia Boleh Adakan Pertemuan Dalam Ruangan
-
Lansia Antre Lama di Tempat Vaksinasi Covid-19, Bima Arya Ngamuk
-
Antisipasi Pemudik Datang ke Solo, Gibran Kebut Vaksinasi Lansia
-
Bima Arya Ngamuk, Lansia di Bogor Antre Vaksin Hingga Berjam-jam
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR