Suara.com - Setidaknya 18 orang, termasuk dua petugas kesehatan tewas dalam kebakaran di sebuah rumah sakit perawatan Covid-19 di negara bagian Gujarat, India.
Menyadur Channel News Asia, Minggu (2/5/2021) insiden tersebut terjadi pada Jumat (30/4) malam wkatu setempat, kata para pejabat pada hari Sabtu.
Api mulai menyebar di bangsal perawatan intensif Rumah Sakit Kesejahteraan Patel pada malam hari. Rumah sakit tersebut merupakan salah satu fasilitas Covid-19 di kota Bharuch.
"Enam belas pasien dan dua anggota staf tewas dalam kebakaran itu. Dua belas di antaranya tewas akibat kebakaran dan asap," kata RV Chudasama, seorang pengawas polisi di Bharuch.
"Penyelidikan awal menunjukkan kebakaran itu terjadi karena korsleting," katanya.
Menurut laporan media lokal menunjukkan rekaman saat sebuah bangsal di rumah sakit tersebut hancur karena dilalap api.
Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan melalui cuitan Twitter "sedih dengan hilangnya nyawa karena kebakaran di sebuah rumah sakit di Bharuch".
Sistem perawatan kesehatan India sedang berjuang melawan krisis Covid-19, yang telah menewaskan 211.853 orang dan menginfeksi lebih dari 19 juta, menurut data kementerian kesehatan pada hari Sabtu.
Sebelumnya, selusin orang dilaporkan tewas akibat kebakaran di sebuah rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di pinggiran Mumbai pada 23 April.
Baca Juga: Miris! Keluarga Ini Terpaksa Bawa Jenazah untuk Kremasi dengan Sepeda Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!