Suara.com - Insiden penembakan di Amerika Serikat kembali terjadi. Kantor berita Associated Press melaporkan, mengutip pihak berwajib, bahwa sebuah insiden penembakan di sekolah menengah di Idaho timur, Kamis (6/5), mencederai dua siswa dan seorang penjaga sekolah, dan seorang siswa laki-laki telah ditahan.
Sheriff Jefferson County Steve Anderson mengatakan cedera para korban diduga tidak mengancam nyawa.
“Hari ini kami dihadapkan pada mimpi terburuk sebuah distrik sekolah. Kami menyaksikan penembakan di sekolah menengah Rigby,” kata Penilik Distrik Sekolah Jefferson Chad Martin.
“Apa yang kami ketahui sejauh ini adalah, penembaknya telah ditangkap. Tidak ada ancaman lebih lanjut terhadap para siswa.”
Polisi dipanggil ke sekolah sekitar pukul 09.15 pagi. Beberapa badan penegak hukum juga hadir di tempat kejadian perkara (TKP).
Para siswa dievakuasi ke sebuah sekolah lainnya, dan para orang tua berdatangan untuk menjemput anak-anak mereka.
Sheriff Bonneville County, Sersan Bryan Lovell, mengatakan, penyelidikan sedang berlangsung dan belum ada informasi tambahan. Katanya, sekolah itu masih memeriksa keberadaan semua siswa dan membebaskan mereka dari pelajaran.
Rigby adalah sebuah kota kecil sekitar 145 kilometer barat laut dari Taman nasional Yellowstone. Menurut the National Center for Education Statistics, sekolah menengah Rigby mempunyai sekitar 1.500 siswa dari kelas enam sampai delapan.
"Saya berdoa bagi nyawa dan keselamatan dari mereka yang terlibat dalam kejadian tragis hari ini,” kata Gubernur Idaho Brad Little dalam pernyataannya.
Baca Juga: Lagi! Teror Penembakan di AS Kembali Terjadi, Kini Sekolah Jadi Sasaran
“Terima kasih kepada instansi-instansi penegak hukum kita, dan para pemimpin sekolah, atas usaha mereka menanggapi insiden ini.” (Sumber: VOA Indonesia)
Berita Terkait
-
Koalisi Sipil Desak Bamsoet Minta Maaf dan Tarik Pernyataan soal Papua
-
Satu Anggota Tewas Ditembak KKB Papua, Kapolri: Semangat Jangan Kendor
-
Lima Anggotanya Disebut Tewas, TPNPB: TNI-Polri Bohongi Publik!
-
Jubir TPNPB: Kepala BIN Papua Brigjen Gusti Putu Tewas Kena Peluru Nyasar
-
Gugur Ditembak KKB, Jasad Kepala BIN Papua Dibawa ke Timika
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terkini
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?