Suara.com - Seorang wanita terekam video pengawas ditampar menggunakan seikat sayuran ketika berbelanja di sebuah toko pada Selasa (27/4).
Menyadur World Of Buzz, Jumat (7/5/2021) video wanita yang dipukuli oleh pemilik toko kelontong menjadi viral di media sosial.
Menurut laporan Harian Metro, wanita itu dipukul dengan sikat sayuran setelah mempertanyakan harga minuman yang dijual karena tidak sesuai dengan harga sebenarnya.
Korban dilaporkan dipukuli oleh penjaga toko, yang merupakan seorang remaja laki-laki.
Kapolsek Petaling Jaya, Asisten Komisaris Mohamad Fakhrudin Abdul Hamid mengatakan, insiden tersebut diduga terjadi di kawasan Proyek Perumahan Rakyat (PPR) Lembah Subang.
Menurut Fakhrudin Abdul, dalam kejadian tersebut, korban yang berusia 42 tahun berprofesi sebagai sopir truk.
Dalam rekaman tersebut, korban merasa tidak puas dengan minuman yang dijual di tempat tersangka berusia 17 tahun itu karena tidak sesuai dengan harga sebenarnya yang ditetapkan oleh produsen.
"Pemuda yang terlibat bertindak agresif dan mengucapkan kata-kata kasar dan memukul kepala korban dengan sayuran," kata Fakhrudin Abdul dalam sebuah pernyataan.
Mohamad Fakhrudin mengatakan kasus itu sedang diselidiki berdasarkan Pasal 352 KUHP.
Baca Juga: Amerika Sita 3,9 Juta Sarung Tangan Medis Produksi Perusahaan Malaysia
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?