Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ditangkap KPK. Prabowo dikabarkan terlibat dalam kasus korupsi benih lobster.
Narasi tersebut diunggah oleh kanal YouTube Suara Istana berjudul 'Berita Terkini - Mengejutkan! Prabowo Terlibat Kasus Korupsu Benih Lobster, Jabatan Prabowo Terancam'.
Pada thumbnail cover video tampak foto diduga Prabowo ditangkap KPK. Dalam thumbnail tersebut juga ditambahkan narasi sebagai berikut:
"Korupsi Benih Lobster! Tangkap Prabowo KPK Temukan Rp 38 Miliar Mengalir Padanya".
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (8/5/2021), klaim yang menyebut Prabowo Subianto ditangkap KPK karena terlibat kasus korupsi benih lobster adalah klaim yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan sumber terpercaya terkait pemberitaan Menhan Prabowo Subianto Ditangkap KPK karena terlibat kasus korupsi benih lobster.
Dikutip dari Merdeka.com, nama Prabowo dicatut dalam berita acara pemeriksaan sidang. Diduga alasan PT Aero Cipta Kargo (PT ACK) menjadi satu-satunya pihak pengirim izin benih lobster karena ada kepemilikan dan pengaruh Menhan Prabowo.
Baca Juga: Menilik Skenario Petarung Pilpres 2024; Ada Jokowi, Anies, Prabowo, Ganjar
Juru Bicara Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menonfirmasi kepemilikan PT. ACK tidak ada kaitannya dengan Menhan Prabowo.
Dikutip dari Kompas.com, eks Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus terpidana kasus korupsi benih lobster, Edhy Prabowo juga membantah hal itu.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Prabowo Subianto ditangkap KPK karena terlibat kasus korupsi benih lobster adalah klaim yang salah.
Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?