Suara.com - Kepolisian menjaring satu unit ambulans di Pos Penyekatan Cikarang Barat pada Jumat (14/5/2021), lantaran mobil yang biasa digunakan untuk mengangkut pasien rumah sakit atau jenazah tersebut digunakan untuk jalan-jalan saat libur hari raya Idul Fitri 1442 H.
Kejadian itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Dia mengemukakan, ambulans tersebut disalahgunakan dan terbukti tidak mengangkut orang sakit.
Yusri menyampaikan, petugas menemukan ambulans tersebut saat berjaga di pos penyekatan Kilometer 31, Tol Cikarang Barat. Diketahui, larangan mudik masih berlaku hingga 17 Mei 2021 mendatang.
"Jadi gini, kegiatan penyekatan kan masih berlangsung ya sampai sekarang. Nah tadi pagi itu kami temukan mobil ambulans yang tidak sesuai peruntukkannya. itu tadi melintas di Tol Cikarang Barat," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (14/5/2021).
Namun, Yusri belum merinci jumlah orang yang berada di dalam ambulans tersebut. Sejauh ini, pengakuan salah satu orang yang berada dalam ambulans semata-mata hanya ingin jalan-jalan.
"Katanya sementara ini buat jalan-jalan saja," sambungnya.
Sejauh ini, kepolisian hanya memberi teguran kepad sang pengemudi ambulans. Petugas pun mengingatkan agar hal serupa tidak dilakukan lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!