Suara.com - Beredar video yang menampilkan beberapa gorila menaiki sebuah mobil bak terbuka atau pikap. Gorila tersebut diklaim merupakan para pemudik yang menyamar untuk mengelabui petugas.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @omg.indonesia.id.
Berikut narasi yang diunggah oleh akun tersebut:
"Demi mengelabui petugas, pemudik nekat menyamar menjadi gorila."
Dalam video juga nampak narasi 'otw mudik' yang dilengkapi dengan emoji tertawa.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Rabu (19/5/2021), klaim yang menyebut pemudik menyamar jadi gorila demi mengelabui petugas adalah klaim yang salah.
Dikutip dari Tvonenews.com, 10 gorila di atas mobil bak terbuka tersebut merupakan patung yang akan dijual, bukan pemudik yang menyamar.
Baca Juga: Waduh! 148 Pemudik yang Balik ke Jakarta Ternyata Reaktif Covid-19
Patung di atas mobil bak terbuka tersebut dikaitkan dengan kondisi saat ini dengan menambahkan narasi bahwa gorila tersebut merupakan pemudik yang menyamar agar bisa mudik ke kampung halaman.
Dalam mesin pencarian Google juga ditemukan beberapa patung-patung gorila di toko online yang identik dengan video tersebut.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut pemudik menyamar jadi gorila demi mengelabui petugas adalah klaim yang keliru.
Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Menkeu Siapkan Rp31 T untuk Pengalihan Status PPPK Paruh Waktu