Suara.com - PT Transportasi Jakarta memastikan bus yang terbakar di Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/5/2021) bukan Bus TransJakarta.
Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan bus yang terbakar itu memang memiliki model dan warna yang mirip dengan bus single PPD TransJakarta, namun bukan milik TransJakarta.
"Itu bukan bus yang kami kelola, dilihat dari gambar, letak posisi bangku saja sangat jauh berbeda dengan posisi bangku pada bus single PPD kami," kata Jhony dalam keterangannya, Jumat (21/5/2021).
Jhony memastikan seluruh armada bus TransJakarta selalu dalam perawatan yang ketat agar terhindar dari kebakaran seperti itu.
"Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman ke depannya. Transjakarta akan terus memastikan bus-bus kami seluruhnya aman dan nyaman ketika melayani masyarakat,” ucapnya.
Sebelumnya, sebanyak lima kendaraan hangus terbakar di Pos Transit Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (21/5/2021). Dua diantaranya mobil polisi.
Selain itu, dalam kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit bus Jabodetabek Residence (JR) Connexion dan dua sedan pribadi.
Kronologi kebakaran bus hingga mobil polisi di Mampang tersebut berawal saat sopir bus tengah istirahat dan makan bakso.
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga kebakaran itu akibat korsleting listrik pada panel kelistrikan bus.
Baca Juga: Panik Tak Bawa Kartu Pas Naik Transjakarta, Seisi Bus Berebut Membantu
Empat unit kendaraan pemadam kebakaran dan 25 personel diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan selama 15 menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu