Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat melaporkan tambahan dua pasien meninggal dunia akibat virus corona, Jumat (21/5/2021).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, Arnold Tiniap mengatakan dua pasien meninggal dunia akibat virus Corona berasal dari kabupaten Fakfak dan Teluk Wondama.
"Hari ini ada dua pasien meninggal dunia akibat virus Corona, sehingga total pasien meninggal di Papua Barat jadi 161 atau 1,7 persen dari 9.219 total pasien positif," kata Arnod Tiniap di Manokwari.
Dia juga melaporkan temuan kasus baru sebanyak 30 orang positif Corona pada hari ini di provinsi itu, berasal dari kabupaten Teluk Wondama 24 orang, Teluk Bintuni 2 orang, kota Sorong 2 orang, Manokwari 1 orang dan Sorong Selatan 1 orang. Ia menurunkan pula bahwa temuan kasus baru itu diimbangi dengan 43 pasien sembuh dari Covid-19 di hari yang sama.
"Hari ini ada tambahan 42 pasien sembuh, berasal dari kabupaten Teluk Wondama 32 orang, Manokwari 7 orang, Teluk Bintuni 2 orang dan kota Sorong 2 orang," ujarnya.
Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Papua Barat ini selanjutnya mengatakan bahwa meski daerah itu telah mencapai 97 persen kesembuhan pasien dari Covid-19, namun masih dibutuhkan upaya penyadaran bagi masyarakat agar budayakan protokol kesehatan.
"Kami terus mengimbau agar masyarakat tak abai menerapkan protokol kesehatan. Ingat, bahwa virus ini ada di sekitar kita. Jaga diri dan keluarga anda dari virus Corona dengan taat protokol kesehatan," tutur Arnold. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus