Suara.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada hari Jumat bahwa Israel dipaksa untuk menerima kekalahan oleh pejuang Palestina, setelah gencatan senjata atas konflik Gaza.
Menyadur Times of Israel Minggu (23/05), ia mencuitkan komentar di Twitter miliknya. "Terima kasih pada Tuhan yang maha kuasa atas kemenangan dan kehormatan yang diberikan kepada para pejuang Palestina."
“Kejahatan yang berlanjut dan gencatan senjata sama-sama merupakan kekalahan (bagian dari kekalahan Israel). Mereka dipaksa untuk menerima kekalahan," tambahnya.
"Kesiapan pemuda Palestina dan kekuatan kelompok bersenjata di Gaza akan membuat Palestina lebih kuat dan musuh yang merebut lebih lemah dan lebih tercela," tambahnya.
Iran, pemasok utama senjata untuk Hamas dan Jihad Islam juga mendesak semua negara Muslim untuk bersatu mendukung rakyat Palestina.
"Baik dengan memperkuat pasukan Palestina, dengan dukungan keuangan yang lebih dibutuhkan saat ini atau membangun kembali infrastruktur yang hancur di Gaza."
Khamenei juga menyerukan agar pemerintah Israel dihukum. "Semua elemen efektif dari rezim ini dan penjahat (Benjamin) Netanyahu harus dikejar oleh pengadilan internasional dan independen dan dihukum," katanya.
Kepala politik Hamas Ismail Haniyeh pada hari Jumat mengucapkan terima kasih pada Iran karena menyediakan dana dan senjata untuk gerakan tersebut.
Juru bicara kementerian luar negeri Iran hari ini memuji kemenangan bersejarah dan menegaskan kembali dukungan Teheran untuk perjuangan Palestina.
Baca Juga: Hamas Gempur Israel Habis-habisan, Khamenei Cuit Dukung Palestina
“Selamat kepada saudara dan saudari Palestina kami atas kemenangan bersejarah ini. Perlawanan Anda memaksa penyerang mundur,” tulis Saeed Khatibzadeh di Twitter.
“BANGGA untuk mendukung perlawanan Anda yang adil,” tambah Khatibzadeh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung