Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito memastikan Rumah Sakit Darurat atau RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat siap mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah pasien pasca libur lebaran.
Ganip menyampaikan, lima ribu lebih tempat tidur sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi jika terus terjadinya lonjakan.
"Ini kapasitasnya ada 5.994. Kemudian satu tower, tower 4 untuk karantina. Setelah datang di swab dan sebagainya kalau positif langsung masuk ke tower 5-6. Sudah ready betul lima ribu sekian," kata Ganip ditemui di RSDC Wisma Atlet, Rabu (26/5/2021).
Selain itu, Ganip juga mengungkapkan, untuk jumlah tenaga kesehatan atau nakes yang menangani pasien terbilang masih cukup. Pasalnya, jumlahnya sudah teruji kala menangani lonjakan kasus yang terjadi beberapa bulan lalu.
"Nakesnya juga 2.290 dengan relawan. sudah mencukupi. Kita punya lonjakan yang tinggi ketika bulan September dan April ya," ujarnya.
"Kesiapan secara personil tidak ada masalah daya tampung pun kalau terjadi pelonjakan seperti halnya Januari itu bisa kita antisipasi. Kemudian nah dari kesiapan sarana mau pun obat-obatan kita siap untuk dua bulan ke depan," sambungnya.
Lebih lanjut, kendati begitu, Ganip berharap tak ada lonjakan kasus positif Covid terus menerus pasca momen lebaran tahun ini.
"Kita masih akan melihat dua minggu ke depan jadi di pertengahan bulan Juni mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan," tandasnya.
Baca Juga: Ketua Satgas Covid-19: Indonesia Siap Hadapi Lonjakan Kasus Corona Dua Bulan ke Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI